Sejak dahulu, emas populer sebagai salah satu jenis logam mulia yang kerap digunakan manusia sebagai mata uang maupun perhiasan. Lantaran nilainya yang terus naik, fungsinya pun berkembang menjadi alat investasi.

Entah melalui toko emas offline atau justru online, pembelian emas sendiri dilakukan dengan harapan mendapatkan keuntungan, terutama saat emas dijual kembali beberapa waktu mendatang.

Nah, bukan cuma soal nilainya yang terus naik, emas juga tahan terhadap inflasi. Adapun beberapa manfaat lain dari jenis investasi emas, yakni:

1. Merupakan instrumen investasi berisiko kecil — lantaran harga yang terus naik dan tahan inflasi.

2. Lebih cair — ketimbang jenis investasi model lain, Anda bisa “mencairkan” emas dengan mudah, kapan pun Anda membutuhkan uang.

3. Tidak dibebani ongkos pembuatan — terutama jika Anda memilih emas batangan sebagai instrumen investasi dibandingkan emas perhiasan.

Menimbang beragam manfaat investasi emas di atas, rasanya wajar jika kini, banyak orang mulai melirik peluang ini. Masalah muncul, ketika perkembangan zaman memungkinkan pembelian emas secara online maupun offline. Mana yang lebih baik?

Membeli Emas “Fisik” di Toko Offline

Merupakan cara umum/konvensional yang biasa digunakan orang ketika ingin berinvestasi emas. Adapun membeli emas (batangan maupun perhiasan) di banyak toko emas sangat sesuai bagi Anda, investor bertipe konservatif.

Bagaimanapun, tampilan “fisik” dan kepemilikan emas, merupakan jaminan dari investasi nyata yang mampu mendatangkan keuntungan.

Caranya cenderung mudah. Anda hanya perlu mendatangi toko emas, membeli sesuai kemampuan, lalu menyimpannya.

Ketika harga emas naik atau justru ada keperluan mendesak, Anda bisa langsung “mencairkan” emas. Nah, selisih antara harga beli dan jual itulah yang menjadi keuntungan Anda.

Sebagai informasi tambahan, pada umumnya, harga emas dalam bentuk perhiasan lebih mahal ketimbang bentuk batangan dan koin.

Ini diakibatkan oleh adanya “ongkos pembuatan” yang akan dibebankan pada Anda ketika membeli. Sayangnya, saat dijual, harga perhiasan justru lebih murah daripada emas batangan. Apalagi, ketika Anda menjualnya ke toko lain…

Beberapa catatan terkait berinvestasi emas melalui toko offline:

1. Membutuhkan modal besar untuk pembelian pertama. Namun, tidak perlu khawatir, Anda juga bisa lho membelinya dengan cara mencicil, dengan risiko harga yang terus berfluktuasi, tergantung pasar.

2. Potensi keuntungan yang tidak terlalu besar, dalam jangka waktu yang relatif lebih lama. Adapun keuntungan yang akan Anda peroleh hanya merupakan selisih dari harga beli dan jual–setelah melalui jangka waktu tertentu (biasanya tahunan).

3. Akan ada biaya tambahan. Biaya tambahan bisa berupa “ongkos pembuatan” (untuk perhiasan) atau administrasi, jika Anda memutuskan untuk menyimpan emas batangan di bank atau pegadaian.

Bagaimanapun, pembelian emas di atas satu kilogram membutuhkan keamanan khusus. Karenanya, biasanya beberapa orang memilih menggunakan brankas penyimpanan atau justru memanfaatkan jasa safe deposit box di bank.

4. Membutuhkan waktu lama untuk menemukan pembeli yang sesuai. Perhiasan/emas batangan memang mudah cair.

Namun, Anda tetap membutuhkan waktu lama untuk menemukan pembeli yang cocok untuk mencegah risiko kerugian.

Apalagi, sebagian toko emas ada yang cenderung tidak transparan dalam memberikan informasi perihal harga dan pertimbangan investasi.

Membeli Emas “Maya” Secara Online

Jika membeli emas di toko offline memungkinkan Anda melihat, memegang, dan memiliki emas betulan, hal tersebut tidak akan Anda dapatkan saat berinvestasi secara online.

Tidak akan ada wujud emas yang Anda lihat, pegang, bahkan miliki, sebab semuanya maya. Keuntungannya, Anda bisa membeli emas dengan harga yang relatif murah, semisal: membeli emas sebanyak dua kilogram dengan harga lima ratus gram. Belum lagi soal potensi keuntungannya, yakni mencapai 100 persen dalam waktu satu minggu.

Memang tidak logis. Namun sebenarnya, saat berinvestasi online, Anda tidak memperdagangkan emas betulan, melainkan kontrak jual-beli emas antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

Nah, model ini dikenal dengan trading option, salah satu teknik bertransaksi emas online dengan acuan pasar emas dunia Loco London.

Beberapa penjelasan tentang model ini:

1. Memanfaatkan daya ungkit (leverage), berkisar antara 1:100 atau 1:500 ke atas. Risikonya memang tergolong tinggi, yakni kehilangan uang/modal jika salah langkah.

Meski begitu, jenis investasi ini bisa menghasilkan return profit yang signifikan–mengingat harga emas selalu bergerak setiap tahunnya.

Adapun modal minimum adalah $250 (melalui broker luar negeri) atau ratusan juta rupiah (lewat broker lokal). Memang sangat besar, lantaran sistem floating dan margin.

Nah, Anda yang ingin menjajal peluang ini, diimbau untuk memahami cara kerja, perhitungan, dan risikonya terlebih dulu.

2. Secara umum, harga emas bergerak 50 poin setiap harinya. Ini artinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar 100 persen, bisa juga kehilangan modal Anda.

Jumlah kerugian bahkan bisa saja lebih banyak, lantaran faktor inject dana akibat margin call, panas hati, dan ketidakmampuan Anda menahan diri.

3. Keuntungan bersifat dua arah. Anda tetap dapat membatasi kerugian, sehingga memungkinkan tetap mendapatkan untung, sekalipun harga emas turun.

4. Modal yang dibutuhkan relatif terjangkau. Apalagi, hanya membutuhkan waktu sebentar untuk melakukan pencairan profit.

Sebagai ilustrasi, jika Anda melakukan penarikan sebelum jam 12.00 (BCA), maka dana akan masuk ke rekening maksimal jam 15.00

5. Sebelum memulai, persiapkan besarnya kerugian yang siap Anda tanggung. Bagaimanapun, berinvestasilah sesuai dengan kekuatan modal Anda. Di sini harus diingat, risiko kecil tentu saja berdampak pada jumlah keuntungan yang kecil, begitu pula sebaliknya.

Itulah beberapa keuntungan dan kerugian dari membeli emas di toko emas offline maupun online. Adapun pilihannya jelas: cara cepat atau lambat yang akan Anda pilih dalam memperoleh keuntungan sekaligus menanggung risiko?

Nah, agar semakin mantap, jangan lupa bekali diri Anda dengan informasi sebanyak-banyaknya tentang kedua pilihan tersebut, ya!