4 Tempat di Indonesia Sebagai Penghasil Kerajinan Perak Terbaik di Dunia

Beruntunglah kita tinggal di Indonesia dengan kebudayaan yang begitu kaya. Tiap daerah memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari upacara adat, tempat wisata, makanan khas, hingga kerajinan khas.

Kerajinan khas di tiap tempat sebenarnya sangat beragam, tidak hanya batik seperti yang sudah sangat familier, tetapi juga kerajinan logam mulia seperti perak. Anda yang pencinta perhiasan atau pajangan dari perak bisa berburu koleksi di 4 tempat pengrajin perak berikut ini.

1. Kotagede, Yogyakarta Penghasil Kerajinan Perak

Kotagede adalah kecamatan yang terletak di sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Masyarakat Kotagede sudah sejak lama menggantungkan hidupnya sebagai pengrajin perak.

Kerajinan perak yang dihasilkan warga Kotagede memiliki kualitas yang tinggi. Tidak heran jika produk yang mereka hasilkan dikenal hingga mancanegara.

Kerajinan perak yang diproduksi tidak hanya berupa perhiasan, tetapi juga aneka pajangan khas Kota Yogyakarta, misalnya Candi Borobudur, andong, kapal, dan patung Buddha.

Baca juga: Anda Ingin Investasi Emas? Hati-Hati Emas Palsu!

Ada juga peralatan rumah tangga seperti mangkok, teko, cangkir, dan panci. Harganya bervariasi, tergantung pada tingkat kerumitan desain dan banyaknya perak yang digunakan sebagai bahan baku.

Umumnya perhiasan seperti cincin perak dihargai mulai Rp100.000,00, sedangkan pajangan perak yang berukuran lebih besar dibanderol mulai Rp200.000,00.

Tidak sulit untuk mencari toko kerajinan perak di Kotagede, karena hampir di semua sisi jalan Anda bisa menemukannya. Untuk Anda yang ingin mencari tahu informasi seputar standar kualitas dan harga perak, silakan mampir terlebih dahulu ke Koperasi Produksi Pengusaha Yogyakarta yang berada di Jalan Mondorakan.

2. Kerajinan Perak Berasal dari Celuk, Bali

Tidak hanya Kota Yogyakarta yang memiliki pengrajin perak terbaik di Kotagede, Bali pun juga mempunyai masyarakat yang ahli dalam membuat kerajinan perak.

Pusat kerajinan perak di Bali berada di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Dari Bandara Ngurah Rai, Anda bisa mencapai desa ini dalam waktu satu jam dengan melewati Jalan By Pass Ngurah Rai.

Desa Celuk mulai terkenal sebagai desa pengrajin perak sejak tahun 1976. Awalnya hanya ada tiga pengrajin perak di desa ini. Namun lambat laun jumlahnya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya wisatawan asing yang berkunjung ke Bali.

Di desa ini, Anda bebas melihat para pengrajin yang sedang memproduksi kerajinan perak. Jadi, biarpun tidak berniat membeli, mata Anda akan dimanjakan oleh pertunjukan pengrajin yang sedang sibuk membuat mahakarya yang indah.

Kerajinan perak yang dihasilkan oleh pengrajin Desa Celuk memiliki desain yang tegas dan lebih berwarna karena menggunakan batu permata untuk mempercantik. Kerajinan yang dihasilkan pun beragam, mulai dari perhiasan hingga pajangan.

3. Kerajinan Perak dari Koto Gadang, Sumatera Barat

Sumatera Barat juga memiliki daerah penghasil kerajinan perak berkualitas, Desa Koto Gadang namanya. Desa ini terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dari Kota Padang, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam melintasi Jalan Raya Padang-Bukittinggi untuk sampai ke Kabupaten Agam.

Anda tidak perlu meragukan kualitas kerajinan perak yang dihasilkan pengrajin di desa ini, karena mereka sudah mulai berproduksi sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia.

Baca juga: Kelemahan Emas Sebagai Instrumen Investasi

Bahkan sebelum dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, bangsa-bangsa Eropa sudah lebih dulu mengetahui dan menyukai kerajinan perak yang dihasilkan warga Koto Gadang. Para noni Belanda yang tinggal di Sumatera Barat pada masa itu juga gemar memakai perhiasan perak dari desa ini.

Kerajinan perak dari Koto Gadang memiliki ciri khas yang berbeda dari daerah lainnya. Warnanya tidak berkilau dan tidak mencolok mata. Namun, desainnya halus dan menimbulkan kesan yang anggun dan elegan. Kerajinan perak yang dijual biasanya berupa miniatur jam gadang, rumah gadang, kalung, liontin, anting, dan cincin.

4. Kendari, Sulawesi Tenggara Daerah Penghasil Kerajinan Perak Terbaik di Indonesia

Kendari memiliki kerajinan perak yang khas dan tidak biasa. Bila umumnya kerajinan berbahan perak memiliki motif berupa ukiran, pengrajin di Kendari menciptakan produk kerajinan dari benang-benang perak yang dirangkai.

Oleh karena itu, desainnya lebih rumit dan detail. Motif tersebut bernama Kendari Werk, yang dalam bahasa Belanda berarti karya Kendari. Sayangnya pengrajin Kendari Werk sudah jarang dijumpai di tempat asalnya. Sejak zaman kemerdekaan, penjualan Kendari Werk mengalami kemorosotan yang tajam.

Hal ini justru disebabkan oleh perginya Belanda yang kala itu menjadi distributor kerajinan perak dari Kendari.
Dahulu, penjualan Kendari Werk memang sangat bergantung pada Belanda.

Akibatnya, setelah Belanda hengkang, permintaan akan kerajinan perak pun menurun dan para pengrajin memutuskan untuk hijrah ke kota yang lebih besar demi mencari konsumen yang mau membeli produk mereka.

Jadi, tidak heran jika Anda akan lebih banyak menemukan Kendari Werk di kota besar seperti Makassar.
Selain itu, proses pembuatan kerajinan yang rumit membuat generasi muda enggan melanjutkan usaha kerajinan perak ini. Mereka lebih memilih untuk bekerja sebagai pegawai di kota besar.

Namun, untung saja pemerintah setempat masih peduli terhadap kerajinan perak yang hampir punah di tempat asalnya sendiri. Saat ini Kendari Werk masih rutin diproduksi di Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Tenggara. Meskipun demikian, pelestarian Kendari Werk masih terkendala oleh minimnya jumlah pengrajin yang ahli.

Nah, itu tadi 4 tempat pengrajin perak di Indonesia. Meskipun sama-sama terbuat dari bahan baku perak, keempat daerah tersebut bisa menciptakan kerajinan perak yang berbeda-beda dan memiliki ciri khas yang unik.

Sayangnya minat generasi muda untuk meneruskan usaha ini masih kurang, sehingga kelestarian kerajinan perak terancam punah dan dilupakan. Padahal kualitas kerajinan perak dari Indonesia sudah diakui oleh dunia.

Ada baiknya jika pemerintah ikut meningkatkan promosi kerajinan perak, sehingga kerajinan ini bisa dikenal khalayak seperti halnya batik.

Beberapa artikel menarik seputar perak yang perlu Anda ketahui:

  1. Wajib Anda Baca Mengenai Serba-serbi Investasi Perak
  2. Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Berinvestasi Koin Perak Dirham
  3. Mengungkap Peluang Tersembunyi Dibalik Kelebihan Perak Dibandingkan Emas
  4. Yuk Kita Mulai Sedekah Dengan Koin Perak Dirham
  5. Cek Harga Perak Hari ini via Browser

Bantu sebarkan tulisan di atas jika Anda menyukai tulisan ini, dengan cara klik share pada ikon Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path untuk teman-teman Anda di sosial media tersebut. Berbagi informasi yang bermanfaat kenapa tidak? Semoga memberikan manfaat dan kebaikan bagi orang lain.

Tidak ingin ketinggalan tulisan terbaru dari TheGold.Asia? Coba berlangganan tulisan dari fitur subscribe artikel di bawah ini saja. Anda cukup memasukan nama lengkap dan alamat email. Lalu aktivasi pendaftaran dengan cara klik link yang sistem kami berikan melalui alamat email yang telah didaftarkan sebelumnya.