Tips Mencari Uang Tambahan Bagi Mahasiswa

Bekerja sambil kuliah sudah bukan hal asing di kalangan mahasiswa. Bukan hanya untuk menghasilkan uang, sebagian dari mereka justru lebih mementingkan pengalaman yang bisa jadi bekal mereka nanti saat akan mencari pekerjaan.

Tapi karena adanya kesibukan kuliah, seorang mahasiswa tentu tidak bisa melamar kerja di sembarang tempat. Satu-satunya solusi adalah bekerja sambilan sebagai tenaga freelance.

Pekerjaan ini biasanya tidak terikat waktu, bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja, tapi menjanjikan penghasilan yang lumayan. Lalu pekerjaan apa saja yang cocok bagi seorang mahasiswa? Berikut 7 jenis pekerjaan freelance yang bisa Anda coba.

1. Menghasilkan Uang dari Penulis Freelance

Salah satu cara yang paling mudah untuk mendapatkan uang bagi seorang mahasiswa adalah menjadi penulis lepas. Pekerjaan ini sangat cocok bagi Anda yang memang suka menulis.

Jenis tulisan yang dibuat pun bisa beragam, mulai dari artikel berbagai tema, review produk, hingga menulis berita-berita terkini di banyak situs.

Saat ini ada banyak media yang sangat membutuhkan penulis lepas. Bila Anda menjadi kontributor mereka, Anda akan mendapatkan bayaran untuk setiap tulisan yang dibuat.

Harga per artikel mungkin tidak seberapa, tapi bila rajin menulis dan menghasilkan puluhan atau bahkan ratusan artikel setiap bulan, gaji yang didapat pasti menggiurkan.

2. Menghasilkan Uang dengan Menjadi Guru Les

Bekerja di lembaga bimbingan belajar atau membuka jasa les privat juga merupakan pekerjaan yang cocok bagi mahasiswa. Selain karena jam kerjanya bisa disesuaikan dengan waktu kuliah, mengajar juga membuat seorang mahasiswa untuk terus mengingat pelajaran dan melatih diri untuk selalu berpikir logis dalam memecahkan soal.

Soal honor, seorang guru les privat biasanya dibayar cukup mahal, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu untuk setiap kali pertemuan. Namun hal ini tetap bergantung pada kualitas dan pengalaman si guru les, materi yang diajarkan, dan tentunya kemampuan finansial pihak konsumen.

3. Menghasilkan Uang Tambahan Sebagai Penyiar Radio

Bila Anda termasuk orang yang tidak mudah canggung dan pandai berbicara di depan banyak orang, cobalah untuk menjadi seorang DJ atau penyiar radio. Apalagi saat ini cukup banyak radio yang memiliki target pendengar anak muda sehingga mereka juga membutuhkan penyiar dari kalangan mahasiswa.

Menjadi penyiar radio tak hanya soal lancar berbicara, tapi juga harus berwawasan luas dan tahu soal perkembangan musik atau berita terkini. Selain itu, penyiar juga harus peka dalam menganalisis situasi ketika membawakan suatu topik atau berkomunikasi langsung dengan para pendengar.

4. Menjadi Mystery shopper Adalah Cara Unik Mendapatkan Uang Tambahan

Bekerja sebagai mystery shopper juga bisa jadi pilihan bagi mahasiswa yang menginginkan tambahan uang. Apa itu mystery shopper?

Secara sederhana, profesi ini mengharuskan Anda untuk me-review pelayanan sebuah perusahaan dengan cara berpura-pura menjadi konsumen mereka.

Menyewa seorang mystery shopper banyak dilakukan oleh perushaan-perusahaan tertentu karena hasil review dari mystery shopper bisa berguna sebagai bahan evaluasi perusahaan.

Misalnya, Anda direkrut untuk bertugas menilai pelayanan sebuah restoran, maka Anda harus datang ke restoran tersebut dengan berpura-pura menjadi pembeli.

Di restoran itu Anda akan berhadapan langsung dengan pelayan dan tahu bagaimana cara mereka melayani pelanggan. Setelah itu, barulah Anda akan membuat laporan kepada pihak pemilik restoran tentang pengalaman Anda menjadi pembeli.

Dengan demikian pihak restoran bisa tahu apakah kinerja dari karyawan-karyawannya sudah baik atau tidak. Bila seorang mystery shopper memberikan review negatif, maka pihak pengelola akan mengetahui di mana letak kekurangan bisnisnya dan bisa segera melakukan perbaikan.

5. Proofreader

Jika Anda suka membaca buku, pekerjaan proofreader mungkin akan menjadi profesi yang tepat untuk Anda. Proofreader sendiri adalah orang yang bertugas mengoreksi tulisan dan biasanya bekerja di bawah editor/ penyunting naskah.

Tugas utama proofreader adalah membaca ulang naskah dan memastikan bahwa naskah tersebut bebas dari salah ketik, menggunakam tanda baca yang tepat, serta memeriksa apakah sudah memakai kalimat efektif dan kata baku sesuai KBBI dan EYD.

Karena bertugas sebagai korektor, maka proofreader harus punya kecermatan dan ketelitian tinggi sekaligus memiliki pengetahuan bahasa yang baik. Kalau tertarik, Anda bisa melamar pekerjaan ini di perusahaan-perusahaan tertentu yang memang mau menerima proofreader freelance, misalnya penerbitan buku.

6. Menjadi Penerjemah Buku Salah Satu Cara Kreatif Mahasiswa Menghasilkan Uang Lho!

Kemampuan untuk berbahasa asing selalu punya nilai tinggi dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Bila Anda mahir dalam bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jepang, Korea, atau bahasa-bahasa lainnya, maka Anda punya kesempatan besar untuk menghasilkan uang dengan menjadi seorang penerjemah.

Walau masih berstatus mahasiswa, Anda bisa membuka usaha jasa penerjemah secara online. Bisa juga langsung melamar pekerjaan sebagai penerjemah freelance di perusahaan, misalnya penerbitan buku yang suka mencetak buku-buku terjemahan.

7. Desainer Grafis

Desainer grafis merupakan orang yang bertugas membuat gambar atau suatu ilustrasi. Biasanya mereka bekerja di bawah perusahaan-perusahaan tertentu, tapi ada pula yang bekerja secara freelance.

Bila Anda punya kemampuan membuat ilustrasi dengan software Photoshop dan semacamnya, ini merupakan pekerjaan yang cocok bagi Anda.

Sebagai langkah awal, Anda bisa menawarkan jasa secara online dengan menerima pesanan gambar, logo, atau sejenisnya.

Jasa desain grafis sendiri sebenarnya tergolong cukup mahal, apalagi bila kliennya adalah perusahaan besar. Misalnya mereka meminta dibuatkan logo, mereka biasanya rela mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah.

Tapi bila Anda masih pemula, jangan terlalu fokus pada harga dengan mematok tarif tinggi, tapi fokuslah menjaring klien karena ini bisa jadi bekal portofolio Anda.

Bila sudah berpengalaman dan menangani banyak klien, barulah menetapkan harga yang lebih besar. Dari ketujuh jenis pekerjaan di atas, adakah yang cocok dengan minat Anda?

Bekerja di sela-sela kesibukan kuliah memang gampang-gampang susah, tapi bila dilakukan sesuai minat dan dikerjakan dengan senang hati, Anda tidak hanya akan menghasilkan uang, tapi juga mendapatkan banyak pengalaman berharga.